GAYO LUES — Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, memastikan pemulihan akses ke Kabupaten Gayo Lues akan menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Hal ini disampaikan saat kunjungannya ke Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren, Jumat (5/12/2025), wilayah yang masih terisolasi akibat banjir bandang dan tanah longsor.
"Pemulihan akses ke Gayo Lues menjadi prioritas agar distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak berjalan efektif dan efisien," kata Cak Imin, sapaan akrab Menko PM.
Baca Juga: Wamenkes Dante: Warga Terdampak Banjir Sumatera Mulai Alami Demam dan Tifus Cak Imin menegaskan pemerintah akan terus mendorong agar bantuan logistik sampai ke Desa Palok.
Koordinasi dilakukan bersama BNPB, anggota DPR RI, dan Komisi VIII untuk memastikan bantuan terus mengalir.
Penanganan infrastruktur, terutama jalan yang putus, akan dipercepat agar tidak menghambat distribusi bantuan.
"Kami akan terus mencurahkan perhatian pada percepatan perbaikan jalan, terutama jalan nasional yang menghubungkan Gayo Lues dengan Medan," ujar Cak Imin.
Sejak Rabu (3/12/2025) hingga Kamis (4/12/2025), pemerintah melalui Kemenko PM telah mendistribusikan bantuan ke Gayo Lues menggunakan pesawat udara.
Bantuan tersebut mencakup 1,38 ton sembako, 100 kardus mi instan, 20 kg obat-obatan, 415 kg biskuit, 100 selimut, dan satu unit Starlink.
Banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh, terutama di Gayo Lues, memaksa sekitar 14.000 warga mengungsi.
Bencana hidrometeorologi ini juga memutus sejumlah jalan nasional dan jembatan, sehingga daerah yang didominasi pegunungan dan lembah itu menjadi terisolir.
Pemerintah berharap dengan langkah cepat dan koordinasi lintas instansi, distribusi bantuan dapat terus berjalan, serta pemulihan infrastruktur dapat memastikan akses bagi warga terdampak kembali lancar.*