JAKSEL- Jalan Ciledug Raya, Cipulir, Jakarta Selatan, tergenang banjir setelah hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Jumat (22/11/2024) sore. Akibatnya, lalu lintas (lalin) kendaraan mengalami kemacetan parah, menyebabkan kesulitan bagi pengendara yang terjebak di lokasi.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi bahwa banjir mulai menggenangi jalanan pada pukul 16.30 WIB, dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 cm. Hujan deras yang berlangsung beberapa jam membuat saluran drainase tidak mampu menampung aliran air, mengakibatkan genangan yang cukup besar.
“Petugas dari Damkar dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta sedang bekerja untuk melakukan penyedotan air yang tergenang di lokasi,” ujar Yohan saat dihubungi pada malam hari. Meskipun proses penyedotan sudah dilakukan, genangan air masih tampak pada pukul 19.20 WIB, dengan kedalaman sekitar 20 cm.
Situasi ini mempengaruhi arus lalu lintas di sekitar Jalan Ciledug Raya, terutama di segmen dekat Alfamart Cipulir. Kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat terjebak dalam kemacetan, sementara petugas BPBD dan SDA berjaga untuk mengatur lalu lintas dan melakukan upaya pengendalian genangan air.
Kondisi tersebut turut mengganggu aktivitas warga setempat dan pengendara yang melintasi area tersebut. Beberapa pengguna jalan mengeluhkan kesulitan dalam melanjutkan perjalanan akibat macetnya jalur utama ini.
Pihak BPBD DKI Jakarta dan Dinas SDA DKI Jakarta berupaya untuk segera menangani masalah genangan tersebut dan mengembalikan kondisi jalan agar dapat dilalui dengan aman. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan menghindari area rawan banjir, serta mengikuti instruksi dari petugas terkait.
Kondisi hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir memang meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir di beberapa titik di Jakarta, termasuk kawasan Ciledug Raya.
(JOHANSIRAIT)