MEDAN - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru terkait bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Berdasarkan informasi dari laman resmi gis.bnpb.go.id, yang diakses Kamis (4/12/2025) pukul 09.22 WIB, total korban jiwa mencapai 776 orang, dengan 564 orang masih hilang, dan 2.600 orang luka-luka.
Baca Juga: Duka di Batang Toru: Tim SAR Gabungan Temukan Dua Jenazah, Pencarian Lain Masih Berlanjut Rinciannya, di Sumatera Utara tercatat 299 korban meninggal, 159 hilang, dan 610 luka-luka.
Dampak infrastruktur meliputi 27 jembatan, 19 rumah ibadah, 1 fasilitas kesehatan, dan 2.400 rumah yang rusak.
Sementara itu, di Sumatera Barat, korban jiwa 200 orang, 212 hilang, dan 111 luka-luka
Kerusakan fasilitas meliputi 64 jembatan, 65 rumah ibadah, 8 fasilitas kesehatan, 1 kantor, 84 fasilitas pendidikan, dan 2.800 rumah.
Di Aceh, jumlah korban meninggal 277 orang, hilang 193 orang, dan luka-luka 1.800 orang.
Infrastruktur terdampak meliputi 204 jembatan, 75 fasilitas pendidikan, 99 kantor, 48 rumah ibadah, dan 5.200 rumah.
Pemerintah bersama kementerian/lembaga terkait mempercepat penyaluran bantuan logistik, terutama melalui jalur udara.
Bantuan mencakup makanan siap saji, air bersih, popok, selimut, obat-obatan, beras, tenda, hingga matras.
Pasokan bahan bakar minyak juga mulai disuplai melalui jalur darat, didukung pengecualian penggunaan barcode oleh Kementerian ESDM untuk wilayah terdampak.