BATU BARA — Curah hujan tinggi yang terjadi sejak Kamis malam hingga Sabtu pagi menyebabkan banjir di beberapa titik wilayah Kabupaten Batu Bara.
Salah satu daerah yang terdampak adalah Desa Pahang, Kecamatan Talawi. Debit air yang terus meningkat membuat sejumlah rumah warga tergenang, pada Sabtu (29/11/2025).
Di tengah kondisi tersebut, Kepala Desa Pahang, Faisal A.Md, bergerak cepat menunjukkan respons sigap dengan turun langsung ke lapangan untuk melihat situasi dan kondisi warga yang terdampak.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Banjir Pesisir 1–9 Desember, Pasang Diprediksi Capai 2,7 Meter! Didampingi perangkat desa, Faisal meninjau kawasan permukiman yang mengalami genangan tertinggi, memastikan keselamatan warga, serta melakukan pendataan kebutuhan darurat.
"Kami menerima laporan sejak dini hari bahwa air mulai masuk ke rumah-rumah warga. Setelah itu saya langsung instruksikan perangkat desa untuk turun dan memastikan tidak ada warga yang terjebak atau membutuhkan evakuasi. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama," ungkap Faisal di sela-sela peninjauan.
Faisal juga berdialog dengan warga, mendengarkan keluhan mereka terkait kerusakan yang dialami, termasuk perabot rumah tangga yang terendam serta gangguan aktivitas harian akibat banjir.
Selain itu, ia memastikan jalur komunikasi dengan pemerintah kecamatan dan BPBD Batu Bara tetap terbuka untuk penanganan lanjutan.
Pihak desa saat ini juga tengah menyiapkan langkah-langkah antisipasi, seperti memetakan titik-titik rawan banjir, menyiagakan relawan desa, dan memastikan ketersediaan lokasi pengungsian sementara apabila kondisi cuaca kembali memburuk.
"Kami berharap air segera surut, namun tetap harus siap menghadapi kemungkinan terburuk. Kolaborasi dan kesiapsiagaan adalah kunci," tambah Faisal.
Sementara itu, beberapa warga mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran langsung Kepala Desa di lokasi.
Mereka berharap bantuan tanggap darurat dapat segera disalurkan, terutama untuk warga yang rumahnya terendam cukup tinggi.