TAPANULI SELATAN – Tim Gabungan Bencana Daerah bersama warga Desa Pardamean digegerkan dengan penemuan tiga mayat laki-laki yang hanyut akibat banjir bandang dan longsor di aliran Sungai Garoga, Kecamatan Muara, Sabtu (29/11/2025).
Penemuan pertama dua mayat terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, kemudian satu mayat lagi ditemukan pada pukul 14.00 WIB.
Informasi mengenai korban awalnya dilaporkan masyarakat setempat ke Sekretaris Kecamatan Muara Batang Toru, Janiloan, yang langsung meneruskan laporan ke BPBD Tapsel dan instansi terkait.
Baca Juga: Sempat Hilang Kontak, Rombongan Wisata Rohani yang Tertahan di Tapanuli Tengah Dipastikan Selamat Tim gabungan bergerak cepat ke lokasi dan memastikan penemuan korban, lalu melakukan evakuasi.
Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Muara Batang Toru sebelum dipindahkan ke Puskesmas Batang Toru untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Kondisi jenazah sudah membiru dan mulai membusuk, diperkirakan telah hanyut selama 3–4 hari.
"Identitas korban masih menunggu klarifikasi resmi," ujar Janiloan kepada media. Hingga berita ini diturunkan, Kepala BPBD Tapsel, Zulkarnain Siregar, belum memberikan pernyataan resmi terkait penemuan tersebut.
Banjir bandang dan longsor yang melanda kawasan ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan aparat terkait pentingnya kewaspadaan, mitigasi bencana, dan kesiapsiagaan untuk meminimalkan risiko korban jiwa.*
(dh)