MEDAN — Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan dipadati warga yang mengantre untuk mengisi BBM.
Pertamina memastikan pasokan tetap aman meski antrean meningkat karena pasokan baru saja tiba.
"Saat ini SPBU Kota Medan terlihat penuh, karena pasokanya baru masuk langsung dimanfaatkan masyarakat," ujar Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, Sabtu (29/11/2025).
Baca Juga: Deli Serdang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor, 15 Kecamatan Terdampak Parah Fahrougi menegaskan bahwa BBM di SPBU dalam kondisi aman dan tidak ada rencana penghentian pasokan, meski bencana banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
"Pertamina berupaya terus menyuplai BBM setiap hari," katanya.
Menurut dia, tim distribusi menyesuaikan pola suplai dengan kondisi lapangan yang dinamis, memprioritaskan wilayah terdampak paling berat.
Sebanyak 136 SPBU di Aceh, 383 di Sumatera Utara, dan 136 di Sumatera Barat tetap beroperasi.
Untuk wilayah aman, beberapa SPBU bahkan beroperasi 24 jam agar masyarakat lebih leluasa membeli BBM.
Beberapa SPBU sempat tutup akibat banjir dan longsor, namun kini telah kembali melayani setelah recovery dan penambahan awak mobil tangki.
"Mobil tangki juga sempat terdampak, sehingga tidak semua armada beroperasi normal," jelas Fahrougi.
Ia menambahkan, terminal BBM di Medan dan Sumatera Utara telah mulai mendistribusikan BBM ke SPBU secara bertahap.
Warga dihimbau tetap tenang dan membeli BBM seperlunya agar pasokan dapat menjangkau semua masyarakat.