BATU BARA — Warga Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, mengeluhkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax sejak Sabtu (29/11/2025).
Kelangkaan ini terjadi baik di SPBU Pertamina maupun penjual eceran, sehingga sebagian pengendara terpaksa mendorong sepeda motor mereka di jalanan.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah kendaraan roda dua berhenti di pinggir jalan karena kehabisan BBM.
Baca Juga: BGN Alihkan 526.000 Paket MBG untuk Warga Terdampak Banjir di Sumut dan Aceh Bahkan beberapa pengendara tampak mendorong motor sejauh ratusan meter untuk mencapai rumah atau mencari penjual eceran yang biasanya tersedia di sepanjang jalan.
Salah satu warga Desa Suka Maju, Syafii, mengaku sangat resah atas situasi ini.
Ia terpaksa mendorong motornya sejauh sekitar 500 meter setelah mendapati SPBU Pertamina kehabisan stok BBM.
"Biasanya di sepanjang jalan ini ada minyak eceran Pertalite. Tapi hari ini satu pun tidak ada. Di Pertamina pun kosong," keluh Syafii.
Warga lainnya juga menyampaikan hal serupa. Kelangkaan ini dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang setiap hari bergantung pada transportasi roda dua.
Masyarakat Tanjung Tiram berharap pemerintah daerah maupun pusat segera turun tangan untuk mengatasi kelangkaan BBM yang telah menyulitkan aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga transportasi harian warga.
"Kami hanya ingin BBM kembali normal. Tolong pemerintah perhatikan kami di Batu Bara," tambah warga.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun Pemerintah Kabupaten Batu Bara terkait penyebab kelangkaan tersebut.*