DELI SERDANG — Banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, sejak Rabu, 26 November 2025, memakan korban.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara mencatat lima orang meninggal dunia dan empat lainnya masih hilang hingga Sabtu, 29 November 2025.
"Data sementara, meninggal dunia lima orang, hilang empat orang," kata Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, dalam keterangannya.
Baca Juga: PT Agincourt Dikritik karena Buka Donasi di Tengah Bencana Tabagsel: Memalukan! Sekelas Tambang Emas Minta Sumbangan? Banjir tersebut merendam lebih dari seratus desa dan kelurahan yang tersebar di 12 kecamatan.
Puluhan ribu warga terdampak, sementara ribuan rumah mengalami kerusakan akibat tingginya debit air.
Sejumlah tanggul di beberapa titik juga dilaporkan jebol.
Korban meninggal dunia seluruhnya ditemukan di Kecamatan Sunggal.
Rinciannya, tiga warga di Desa Tanjung Gusta serta dua warga di Desa Lalang.
Petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap empat warga yang dilaporkan hilang.
Selain menelan korban jiwa, banjir turut merendam fasilitas umum.
BPBD mencatat 1 musala, 4 sekolah, 1 Puskesmas, dan 1 kantor desa mengalami kerusakan dan tidak dapat beroperasi sementara waktu.
Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan pemerintah kecamatan terus melakukan evakuasi warga dan pendataan kerusakan.