TAPANULI UTARA – Bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, menelan korban jiwa.
Hingga Jumat, 28 November 2025, 15 orang tewas dan 36 lainnya masih hilang, menurut laporan resmi Polres Taput.
Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing, menyampaikan korban ditemukan di dua kecamatan berbeda, yaitu Adiankoting dan Parmonangan.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Melanda Sumut, Sumbar, Aceh, Prabowo: Pemerintah Bergerak Cepat Pencarian korban dihentikan sementara karena kondisi malam hari yang tidak memungkinkan dan akan dilanjutkan pada Sabtu pagi.
Identitas Korban Ditemukan
Kecamatan Adiankoting:
-Bangun Sitompul (45)-Rey Bastian Sitompul (1)-Aksel Hutagalung (6 bulan)-Cantika Sitompul (11)-Nurmaida Hutagalung (64)-Tasya Sitompul (8)-Ucok Sitompul (4 bulan)-Jeslin Sitompul (2)-Nurmala Hutagalung (63)-Tiomina Simamora (54)-Jones Sitompul (32)
Kecamatan Parmonangan:-Santiur br Marbun-Reza Manalu-Farida (40)-Gideon Manalu (25)
Walpon menekankan pihaknya akan melanjutkan pencarian korban yang masih hilang besok.
Warga diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan di daerah rawan.
Bencana ini menambah catatan panjang bencana alam di Sumatera Utara tahun 2025, yang juga terdampak banjir di beberapa daerah lain.*
(d/dh)