BATU BARA – Di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir Kabupaten Batu Bara, Koordinator Lapangan LH Perkim Kecamatan Tanjung Tiram, Husni Mubaroq, SH, memimpin langsung aksi pembersihan sampah bersama timnya.
Mereka berjibaku sejak Kamis malam (27/11) hingga Jumat siang (28/11/2025) tanpa henti, meski hujan deras turun terus menerus.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi risiko banjir yang kerap terjadi ketika intensitas hujan tinggi.
Baca Juga: Banjir Sumbar Tewaskan 23 Orang, 12 Masih Hilang, 69 Ribu Warga Mengungsi Husni Mubaroq, SH, menegaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya soal tugas, tetapi merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan keselamatan masyarakat.
Pembersihan dilakukan pada sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi penumpukan sampah.
Jalan Nelayan, kawasan padat aktivitas, menjadi salah satu fokus utama. Selain itu, selokan dan drainase vital di sepanjang Kecamatan Tanjung Tiram juga dibersihkan secara menyeluruh.
Tim LH Perkim bekerja menggunakan peralatan manual dan mesin portabel untuk memastikan aliran air tetap lancar.
Tumpukan sampah yang menyumbat saluran air berhasil diangkat, sehingga potensi genangan dapat diminimalkan.
Meskipun cuaca tidak bersahabat, tim tetap bekerja dalam kondisi basah kuyup, menunjukkan komitmen mereka menjaga lingkungan tetap bersih.
Semangat dan disiplin para petugas membuat warga yang melihat turut mengapresiasi kerja keras tersebut.
"Tidak mudah bekerja dalam kondisi seperti ini, tetapi kami lakukan demi warga Tanjung Tiram. Jika sampah tidak dibersihkan sekarang, dampaknya bisa lebih parah, terutama banjir," ujar salah satu anggota tim.
Aksi cepat dan sigap ini mendapat respons positif dari warga sekitar.