NAGAN RAYA- Banjir bandang yang melanda kawasan Lintas Barat Aceh di Desa Panton Pange, Tripa Makmur, menyebabkan 250 meter ruas jalan provinsi putus total.
Aspal di badan jalan juga terkelupas, sehingga akses transportasi untuk kendaraan darat tidak memungkinkan.
Koordinator Pusdalops BPBD Nagan Raya, Agussalim, mengatakan banjir terjadi sejak Rabu hingga Kamis (26-27/11/2025).
Baca Juga: Polda Aceh Turunkan Personel Maksimalkan Evakuasi dan Jaga Keamanan Warga Saat Banjir "Saat ini akses transportasi masih putus total. Aspal badan jalan terkelupas parah, kendaraan tidak bisa melintas," kata Agussalim, Jumat (28/11).
Jembatan Rusak dan Warga Terisolasi
Selain ruas jalan, satu unit jembatan kecil penghubung antar-kecamatan juga rusak parah akibat derasnya aliran air.
Kondisi ini membuat ratusan kepala keluarga di kawasan tersebut terisolasi.
"Badan jalan masih dipenuhi lumpur dan genangan air. Proses evakuasi dan penanganan dampak bencana sangat terhambat," ujar Agussalim.
Pihak BPBD Nagan Raya hingga saat ini terus berkoordinasi dengan aparat setempat untuk memastikan bantuan dapat menjangkau warga terdampak.
Upaya Penanganan dan Evakuasi
BPBD menekankan perlunya langkah cepat untuk membuka akses transportasi agar logistik dan bantuan medis bisa segera dikirim.
Evakuasi warga menjadi prioritas, terutama bagi keluarga yang tinggal di dekat sungai dan kawasan rawan longsor.