PADANGSIDEMPUAN- Universitas Aufa Royhan mengerahkan Tim SAR Darurat untuk meninjau langsung kondisi mahasiswa yang sedang menjalankan praktik lapangan di wilayah Batang Toru, Pinangsori, dan Sibolga.
Tim yang terdiri dari Asnil, Ahmad, Ryan, dan Maman itu bergerak pada Jumat pagi atas instruksi langsung Rektor Universitas Aufa Royhan, Dr. Anto, SKM., M.Kes., MM., serta Ketua Yayasan Aufa Royhan, Dr. Henniyati Harahap, SKM., M.Kes.
Langkah peninjauan darurat tersebut dilakukan menyusul terputusnya sejumlah akses komunikasi dan gangguan transportasi di tiga wilayah terdampak bencana.
Baca Juga: Longsor Sibalanga Putus Komunikasi, BPBD Labuhanbatu Kirim Tim Evakuasi ke Taput Pihak kampus menilai pengecekan lapangan menjadi keharusan mengingat situasi cuaca dan kondisi medan yang tidak stabil.
"Keselamatan mahasiswa menjadi prioritas utama. Karena itu tim diturunkan untuk memastikan kondisi di lokasi praktik," demikian pernyataan resmi kampus.
Komunikasi Terkendala, Informasi Lapangan Datang Tersendat
Tim SAR membawa perlengkapan penanganan kebencanaan serta perangkat komunikasi alternatif.
Namun hingga kini, laporan dari lapangan masih terbatas.
Sinyal telekomunikasi yang kerap hilang muncul membuat pembaruan informasi berlangsung lambat.
Meski demikian, kabar baik datang dari Batang Toru.
Laporan terakhir yang diterima sebelum jaringan kembali melemah menyebut seluruh mahasiswa di wilayah tersebut dalam kondisi aman.
Pihak kampus menyampaikan rasa syukur atas kepastian tersebut.