LANGKAT- Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Medan mengevakuasi puluhan warga yang terjebak banjir di Dusun Kampung Lama, Desa Pekan Besitang, Langkat, Rabu malam, 26 November 2025.
Luapan Sungai Besitang setelah hujan deras berjam-jam membuat kawasan permukiman terendam dan melumpuhkan akses Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).
Basarnas Medan mengerahkan dua tim berisi 14 personel lengkap dengan perahu karet, pelampung, dan helm keselamatan setelah menerima laporan dari BPBD Langkat dan perangkat desa.
Baca Juga: Basarnas Evakuasi Warga Terjebak Banjir di Besitang, Satu Lansia Ditemukan Meninggal "Prioritas kami memastikan seluruh warga terjebak dapat dievakuasi dengan aman," kata Kepala Kantor SAR Medan, Hery Marantika.
Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melakukan penyisiran ke permukiman yang sudah terendam dengan ketinggian air antara 80 hingga 160 sentimeter.
Evakuasi difokuskan pada warga lanjut usia, perempuan, dan anak-anak. Mereka dipindahkan ke titik aman yang telah disiapkan pemerintah desa menggunakan perahu karet dan truk Basarnas.
Dalam operasi tersebut, tim SAR juga mengevakuasi seorang warga lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia.
Jenazah telah diserahkan kepada keluarga dan pemerintah setempat.
Hery mengatakan pemantauan akan terus dilakukan mengingat curah hujan di wilayah Langkat masih tinggi.
Ia meminta warga tetap waspada dan segera menghubungi layanan darurat 115 jika debit air kembali meningkat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan," ujarnya.
Hingga pukul malam ini, belum ada data resmi dari pemerintah daerah mengenai jumlah penduduk yang terdampak.