TAPANULI SELATAN - Banjir bandang yang melanda Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menyebabkan 34 warga mengalami luka-luka.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Tuahtah Ramakaya Saragih, mengatakan banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang membuat aliran Sungai Garoga dan Sungai Batuhoring bergabung, sehingga meluap ke permukiman warga.
"Pukul 15.09 WIB, debit air mulai turun dan masyarakat langsung melakukan pencarian keluarga yang belum ditemukan," ujar Tuahtah, Rabu (26/11/2025).
Baca Juga: Update Longsor Sembahe: Proses Evakuasi Korban dan Pembersihan Jalan Medan-Berastagi Masih Berlangsung Korban yang mengalami luka-luka berasal dari berbagai usia, dari balita hingga lansia, dengan kondisi luka bervariasi mulai dari robek, memar, lecet, hingga hipotermi.
Berikut daftar 34 korban yang terdampak:
M. Yusuf, 41 tahun, Desa Garoga – luka robek di alis mata kiri dan pipi kiri
Rora, 4 tahun, Desa Huta Godang – luka memar di dada dan telinga
Lenny Hariani, 40 tahun, Desa Garoga – dada nyeri
Alwi, 9 tahun, Desa Garoga – kepala terasa sakit
Hanny, 17 tahun, Desa Garoga – pinggang dan dada terasa sakit
Dedi, 44 tahun, Desa Huta Godang – luka lecet di seluruh tubuh
Zakiyah Harahap, 11 tahun, Desa Garoga – luka robek