TAPANULI SELATAN — Hujan deras yang melanda wilayah Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, memicu banjir yang merendam puluhan hingga ratusan rumah.
Banjir kali ini tidak hanya melanda Lingkungan I, Kelurahan Rianiate, tetapi juga meluas ke Dusun 2 Pardomuan dan Dusun 3 Setia Baru, Desa Simataniari, Kecamatan Angkola Sangkunur.
Plt Kepala Desa Simataniari, Hasian Harahap, menyampaikan bahwa sekitar 160 kepala keluarga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter.
Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem..!! BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 23–27 November, Puluhan Daerah di Sumut Diminta Waspada Selain rumah, lebih kurang lima hektare lahan pertanian dan perkebunan warga juga terendam.
"Belum ada korban jiwa, namun sekolah terpaksa diliburkan karena gedung sekolah ikut terendam," ujarnya, Senin (24/11/2025).
Kepala Pelaksana BPBD Tapsel, Julkarnain Siregar, menambahkan bahwa sekitar 86 rumah di Lingkungan I, Kelurahan Rianiate terdampak, sementara di Simataniari ada lima rumah yang terdampak hingga saat ini.
Pemerintah Kabupaten Tapsel terus memantau kondisi banjir dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.
BMKG Wilayah I Sumatera Utara sebelumnya memperingatkan adanya potensi cuaca ekstrem pada periode 22–27 November 2025.
Kepala BMKG Wilayah I Sumut, Hendra Nugroho, menegaskan masyarakat di daerah rawan banjir dan longsor, khususnya sepanjang alur sungai, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir dan banjir bandang.
Pemkab Tapsel bersama BPBD menekankan pentingnya masyarakat mengikuti arahan pemerintah, menjaga keselamatan, dan menyiapkan langkah antisipasi di tengah cuaca yang ekstrem.*
(ss/ad)