LHOKSEUMAWE — Banjir merendam sejumlah desa di Kabupaten Aceh Utara setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam dua hari terakhir.
Menyikapi kondisi itu, Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, yang akrab disapa Ayahwa, memerintahkan seluruh camat dan dinas terkait untuk siaga penuh di wilayah masing-masing.
Melalui pernyataan tertulis pada Sabtu, 22 November 2025, Ayahwa menginstruksikan Kepala BPBD Aceh Utara Fuad Mukhtar, Kepala Dinas Sosial Fakhrurradhi, serta 27 camat di kabupaten tersebut untuk memantau situasi banjir secara langsung dan memastikan tidak ada kendala komunikasi antarlembaga.
Baca Juga: Si Jago Merah Ludeskan Puluhan Lapak ‘Partiga Monza’ di Pasar Sidikalang "Camat harus berada di kecamatan, pantau terus dan koordinasi dengan BPBD serta Dinas Sosial. Cuaca dua hari terakhir hujan deras, sejumlah desa sudah terendam," ujar Ayahwa.
Menurut laporan awal, banjir merendam ruas jalan kota dan sejumlah jalan desa.
Hingga kini, belum terjadi pengungsian. Namun Ayahwa mengingatkan bahwa intensitas hujan yang tinggi berpotensi membuat sungai meluap dan memperparah ketinggian air.
"Negara harus hadir di tengah masyarakat. Proaktif pantau banjir dan bantu warga yang membutuhkan. Jika kondisi mengharuskan evakuasi, segera lakukan," tegasnya.
Bupati juga memerintahkan Dinas Sosial Aceh Utara menyiapkan bantuan darurat apabila terjadi pengungsian, termasuk suplai bahan makanan dan kebutuhan pokok.
Ayahwa menyebut Kabupaten Aceh Utara telah menggelar apel siaga banjir dan menetapkan masa waspada hingga Januari 2026.
Curah hujan tinggi diperkirakan berlangsung hingga awal tahun depan, sehingga kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintahan menjadi prioritas.*
(k/dh)