LABUHANBATU – Personel Polsek Marbau Polres Labuhanbatu membantu pembuatan jembatan darurat setelah jembatan penghubung tiga desa di Kecamatan Marbau putus akibat pondasi tergerus air sungai Tambak Kulim.
Kapolsek Marbau, AKP Jonly HW Purba, mengatakan jembatan yang rusak berada di persimpangan Jalan Dusun 5 Tambak Kulim, Desa Aek Tapa.
"Begitu mendapat informasi, kami langsung mengerahkan personel untuk membuat jembatan sementara agar warga tetap bisa beraktivitas," ujar AKP Jonly, Jumat (21/11/2025).
Baca Juga: Labuhanbatu Utara Finalisasi RDTR Kawasan Perkotaan Aek Kanopan untuk Pembangunan Terpadu hingga 2045 Jembatan tersebut menjadi jalur arteri utama yang menghubungkan Desa Marbau Selatan, Desa Babusalam, dan Desa Perkebunan Marbau Selatan.
Banyak anak sekolah yang menggunakan jalan ini menuju ibu kota kecamatan.
Untuk mempercepat pembuatan jembatan darurat, Kapolsek menghubungi pihak PT UMADA yang menurunkan alat berat berupa excavator.
Enam batang pohon kelapa disiapkan sebagai material sementara.
"Jembatan darurat malam ini sudah bisa dilintasi pejalan kaki dan sepeda motor, sementara kendaraan roda empat dialihkan ke PT UMADA. Perbaikan permanen akan dilakukan esok hari," jelasnya.
Hasil pemantauan lapangan menunjukkan pondasi jembatan seluas sekitar 4 meter persegi telah rubuh ke dasar sungai, yang kedalamannya mencapai 60 cm dari permukaan air dan 2,5 meter dari jalan.
Kapolsek juga mengimbau Camat untuk menyiagakan petugas Satpol PP agar membantu warga menyeberangi jembatan sementara dengan aman.
"Kami pastikan akses masyarakat kembali lancar, dan proses perbaikan permanen segera dilakukan," tegas AKP Jonly.*