LUMAJANG - Bupati Lumajang, Indah Amperawati, meminta warga yang berada di zona merah erupsi Gunung Semeru segera mengungsi ke lokasi yang telah disiapkan pemerintah demi keselamatan bersama.
"Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Evakuasi dilakukan agar setiap keluarga terlindungi, dan prosesnya sudah dirancang dengan aman dan tertib," kata Indah, Rabu (19/11).
Status aktivitas Gunung Semeru saat ini berada di Level IV (Awas) sejak pukul 17.00 WIB.
Baca Juga: Jalur Malang-Lumajang Ditutup Sementara Usai Erupsi Gunung Semeru Imbauan evakuasi ditujukan bagi warga di Desa Sumberwuluh, Jugosari, Kecamatan Candipuro, serta Kecamatan Pronojiwo.
BPBD Lumajang telah menyiapkan posko pengungsian dan berkoordinasi dengan aparat desa serta relawan untuk mempermudah mobilisasi warga.
Setiap keluarga diimbau membawa perlengkapan penting secara sederhana, seperti masker, air minum, obat-obatan, dan dokumen penting.
"Langkah ini adalah pencegahan, bukan kepanikan. Dengan kesiapsiagaan yang tepat, kami menghadapi situasi ini dengan tenang," tambah Bupati.
Pemantauan mobilitas warga menjadi prioritas agar tidak ada aktivitas di zona merah.
Aparat gabungan BPBD, TNI, Polri, relawan, dan perangkat desa telah ditempatkan di titik strategis sebagai bagian dari operasi pengawasan dan pengamanan.
Posko pengungsian sementara telah dibuka di beberapa balai desa, antara lain Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumberwuluh, dan Balai Desa Oro-oro Ombo.
Pemerintah memastikan pendampingan dilakukan secara persuasif dan disiplin warga menjadi kunci meminimalkan risiko korban jiwa.
Dengan pengendalian ketat dan koordinasi lintas unsur, Pemkab Lumajang menekankan kesiapsiagaan sebagai langkah utama menghadapi fluktuasi aktivitas Gunung Semeru.*