BANDAR LAMPUNG – Warga Jalan Pangeran Tirtayasa, Gang Ekan, Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, mengeluhkan kualitas proyek pembangunan jalan di wilayah mereka.
Perbaikan yang baru selesai dikerjakan itu dinilai tidak memenuhi standar karena ketebalan aspal yang terlalu tipis dan pengerjaan yang terkesan asal-asalan.
Sejumlah warga menuturkan bahwa proyek tersebut tidak disertai transparansi anggaran, sehingga menimbulkan kecurigaan adanya praktik tidak profesional dalam pelaksanaannya.
Baca Juga: Mantan Kadis PUPR Sumut Topan Ginting Disidang Hari Ini "Kami sangat khawatir dengan kondisi jalan yang sudah diperbaiki, tapi hasilnya tidak memuaskan. Ketebalan aspalnya sangat tipis dan tidak memadai," ujar salah satu warga kepada awak media, Rabu, 19 November.
Kekecewaan warga tidak hanya disampaikan secara langsung, namun juga ramai diperbincangkan di media sosial.
Grup-grup WhatsApp warga setempat dipenuhi keluhan mengenai kualitas pembangunan yang dinilai jauh dari standar.
Banyak warga menduga pekerjaan dilakukan tanpa pengawasan ketat dan tanpa transparansi anggaran, sehingga mutu jalan tidak sesuai harapan.
Warga mendesak pemerintah setempat untuk turun tangan dan mengevaluasi pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.
Mereka menilai kondisi jalan yang layak adalah kebutuhan mendesak, mengingat fungsinya yang vital untuk mobilitas warga, distribusi barang, dan keselamatan pengguna jalan.
"Kami berharap pemerintah segera menindaklanjuti dan memperbaiki. Jalan ini sangat penting untuk aktivitas ekonomi dan sosial. Kalau kondisi seperti ini dibiarkan, kerusakan akan cepat terjadi lagi," kata warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai standar pengerjaan dan pengawasan proyek jalan tersebut.*