JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai segera menindaklanjuti laporan warga terkait pohon mahoni yang rawan patah di Jalan Olahraga, Binjai Timur.
Pohon yang menjulang tinggi itu dikhawatirkan membahayakan pengendara, terutama di musim hujan dan angin kencang.
Pelaksana Tugas Kepala DLH Binjai, Ahmad Yani, mengatakan tim pemeliharaan pohon langsung diterjunkan untuk memangkas ranting yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Baca Juga: Diduga Sebar Hoaks Limbah, Rumah Tiktoker Sinar Sergai Digeruduk Ibu-Ibu Pekerja SPPG "Begitu kami menerima laporan, tim langsung kami kerahkan untuk menindaklanjuti. Musim hujan seperti ini memang rawan, jadi kami prioritaskan lokasi-lokasi yang berpotensi bahaya," ujarnya.
Warga menyampaikan kekhawatiran mereka melalui laporan resmi.
"Kami takut pohonnya patah, mohon dibantu untuk pemangkasan," kata salah satu warga.
DLH menyambut baik partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Ahmad menegaskan pemeliharaan pohon kota merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, asri, dan nyaman.
"Kalau ada potensi bahaya seperti pohon rawan tumbang, laporkan saja. Kami siap turun ke lapangan kapan pun dibutuhkan," tegasnya.
DLH Binjai menekankan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sebagai kunci kota bersih, hijau, dan tertata.
Pemangkasan pohon menjadi rutinitas terutama di titik-titik rawan, bukan semata karena ada laporan.
"Pemeliharaan ini bukan hanya karena ada laporan, tapi bagian dari tanggung jawab kami menciptakan lingkungan yang aman dan lestari," pungkas Ahmad Yani.*