TANGERANG SELATAN — Polres Tangerang Selatan memastikan penanganan kasus ledakan gedung farmasi di kawasan Pondok Aren memasuki babak baru.
Setelah menunggu beberapa hari, hasil uji laboratorium forensik dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri resmi diterima penyidik.
Kapolres Tangsel, AKBP Victor, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium tersebut menjadi dasar untuk menaikkan status kasus ke tahap penyidikan.
Baca Juga: Muncul Isu Pencopotan Kepsek Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kominfotik Buka Suara "Iya, sudah keluar untuk hasil uji lab dari Puslabfor Polri. Nanti akan kita sampaikan sekalian juga progres penyidikannya," ujar Victor di Mapolres Tangsel, Sabtu, 15 November 2025.
Selain pemeriksaan laboratorium, polisi juga telah menggandeng sejumlah tenaga ahli untuk menguatkan analisis penyebab ledakan.
"Tentunya kami sudah melakukan pemeriksaan ahli-ahli yang berkompeten dan terkait," tambah Victor.
Ia menegaskan, proses penyidikan masih terus berjalan guna memastikan faktor pemicu ledakan, termasuk siapa pihak yang nantinya harus mempertanggungjawabkan insiden tersebut.
Victor memastikan seluruh perkembangan akan dikomunikasikan secara terbuka kepada publik setelah rangkaian penyidikan selesai.
"Untuk penyebab ledakannya seperti apa, kemudian siapa pihak yang bertanggung jawab, nanti kami akan sampaikan pada press release," tutupnya.
Ledakan yang terjadi di gedung farmasi Pondok Aren itu sempat menggegerkan warga sekitar.
Selain memicu kerusakan di beberapa bagian bangunan, peristiwa tersebut juga menimbulkan kepanikan lantaran suara ledakan terdengar cukup keras.*