MEDAN – Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan penemuan cacing di menu Makan Bergizi Gratis (MBG) siswa SMAN 6 Medan.
Dalam rekaman, cacing terlihat masih hidup di dalam kotak nasi berisi telur orak-arik, jeruk, sehelai selada, dan kentang.
Baca Juga: PSMS Medan Dihukum Laga Kandang Tanpa Penonton dan Denda Rp 15 Juta oleh PSSI "Hii itu dia cacingnya. Cacing we cacing," teriak seorang siswa dalam video tersebut, sambil menunjuk makanan yang ditemukannya.
Menu tersebut memang diberikan pada hari yang sama, namun sejumlah siswa mengaku tidak mengetahui asal video.
"Iya itu menu hari ini, tapi nggak tahu video dari kelas mana. Tidak ada keributan apa-apa tadi," ujar A, salah satu siswa.
MBG yang bermasalah berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Matsum, yang baru beroperasi sekitar dua minggu dan menyuplai seribuan porsi makanan setiap harinya. SPPG berlokasi di Jalan Laksana No. 17A–17B, Medan.
Seorang guru wali kelas membenarkan adanya keluhan dari murid terkait benda asing dalam makanan, namun menyebut kejadian seperti ini bukan yang pertama kali.
"Sering anak-anak mengeluh menemukan hal yang mestinya tidak ada di makanan, seperti kaki kecoa, ulat, dan sebagainya. Kita berusaha menenangkan anak-anak," katanya.
Penanggung jawab SPPG Kota Matsum enggan memberikan komentar resmi, dan menyatakan pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sumut, Agung Kurniam, menegaskan bahwa cacing yang muncul bukan cacing makanan pada umumnya, melainkan cacing tanah yang posisinya berada di area telur orak-arik.
"Secara logika, itu tidak mungkin ada. Hanya satu siswa yang menerima MBG dengan cacing, selebihnya aman," kata Agung, Jumat (14/11/2025).