CILACAP – Sebanyak 400 anggota SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan terus menyisir lima titik terdampak longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (14/11/2025).
Operasi pencarian difokuskan pada 21 warga yang belum ditemukan setelah tanah longsor menimpa rumah-rumah di Dusun Cibuyut dan Tarukahan.
Kepala Operasional SAR Gabungan Priyo Prayudha Utama mengatakan, tim dibagi menjadi lima worksheet dengan dua sektor masing-masing, menyesuaikan kondisi puing dan titik dugaan korban.
Baca Juga: Babinsa Jegu dan Pecalang Adat Ngis Kawal Kelancaran Acara Adat di Desa Jegu "Pencarian dilakukan secara manual agar aman dan efektif," kata Priyo.
Peristiwa longsor terjadi Kamis (13/11/2025) pukul 20.00 WIB, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Majenang.
Total 16 rumah hancur tertimbun tanah longsor, dengan tujuh korban hilang di Tarukahan dan 14 di Cibuyut.
Hingga Jumat dini hari, tim gabungan telah mengevakuasi 23 warga selamat, tiga mengalami luka ringan, dan 2 meninggal dunia.
Operasi pencarian masih berlangsung, dengan harapan kondisi cuaca tetap mendukung agar proses evakuasi berjalan optimal.*
(m/dh)