JAMBI – Sebuah pabrik tahu dan rumah di Talang Jauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, terbakar pada Kamis malam (13/11/2025).
Proses pemadaman api terhambat akibat kerumunan warga yang memadati lokasi dan merekam peristiwa tersebut untuk konten media sosial.
Api pertama kali terlihat membubung sekitar pukul 21.00 WIB.
Baca Juga: Pelaku Penculikan Bilqis Diduga Juga Jual Anaknya Sendiri, Polisi Kejar Sindikat Perdagangan Anak Lokasi yang padat penduduk membuat petugas pemadam kebakaran kewalahan mengendalikan situasi.
Petugas berulang kali berteriak meminta warga menjauh, tetapi kerumunan justru semakin menumpuk di sekitar lokasi.
"Jangan ada yang merekam karena mereka tidak mengenakan alat pelindung diri. Bisa membahayakan diri sendiri dan proses pemadaman," tegas Mustari, petugas pemadam kebakaran setempat.
Akibat kondisi ini, satu anggota pemadam mengalami cedera saat berjuang menaklukkan api.
Sebanyak 13 unit mobil pemadam dengan 100 personel dikerahkan, berusaha menyemprot api dari berbagai sisi. Tantangan lain datang dari pagar dan tembok beton tinggi yang mengelilingi pabrik.
Mustari menekankan, masyarakat sebaiknya tidak menjadikan kebakaran sebagai tontonan atau konten media sosial. "Bagaimana jika rumah kita yang terbakar disiarkan atau diviralkan?" ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman masih berlangsung dan warga diminta untuk menahan diri agar petugas bisa bekerja secara optimal.*
(k/dh)