BATU BARA— Semangat gotong royong kembali menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat Kabupaten Batu Bara terhadap lingkungan mereka.
Puluhan warga dari Kelurahan Labuhan Ruku, Desa Pahang, dan Desa Beteng secara swadaya bergotong royong memperbaiki jalan penghubung antarwilayah yang sudah lama rusak parah dan nyaris tak bisa dilalui.
Dengan penuh kebersamaan, warga membuat jalan setapak darurat agar kendaraan roda dua, pelajar, dan masyarakat yang beraktivitas bisa melintas dengan lebih mudah.
Baca Juga: Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Batu Bara Tanam Pohon Pisang sebagai Bentuk Protes Kegiatan yang digelar pada Kamis (30/10) itu dilakukan tanpa bantuan pemerintah, melainkan dari hasil patungan dan sumbangan tenaga masyarakat setempat.
"Semoga usaha kecil ini membawa manfaat besar bagi orang banyak dan menjadi amal jariyah bagi siapa pun yang ikut membantu, baik melalui tenaga maupun materi," ungkap salah seorang warga penuh harap.
Tak hanya di wilayah tersebut, semangat swadaya serupa juga terlihat di Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi, di mana masyarakat turut memperbaiki jalan desa yang dilaporkan telah rusak selama sembilan tahun tanpa perhatian berarti dari pemerintah.
Mereka mengaku melakukan perbaikan menggunakan dana patungan karena tak ingin terus menunggu janji perbaikan yang tak kunjung terealisasi.
Warga berharap, aksi gotong royong ini bisa menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, agar ke depan infrastruktur jalan di wilayah Batu Bara mendapatkan prioritas pembangunan yang layak.*
(M/006)