KARIMUN– Sebuah kapal kargo, Kapal Layar Motor (KLM) Green 6, yang mengangkut 3.900 sak semen dengan total berat 195 ton, dilaporkan tenggelam di perairan Terumbu Stail, Pulau Moro, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Sabtu (25/10).
Akibat kejadian tersebut, satu orang Anak Buah Kapal (C) hilang dan masih dalam proses pencarian.
Sementara empat ABK lainnya berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Tanjungpinang, Polairud Polres Karimun, dan Lanal Tanjung Balai Karimun.
Baca Juga: Pemerintah Hentikan Impor Besi Bekas Setelah Ditemukan Kontaminasi Radioaktif Cs-137 Kepala Basarnas Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan, pencarian terhadap ABK yang hilang masih berlangsung dengan menggunakan satu unit RIB Pos SAR Tanjung Balai Karimun.
"Kami masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal," ujar Fazzli saat dikonfirmasi, Sabtu.
KLM Green 6 berangkat dari Pelabuhan PT Semen Bosowa Kabil, Batam, pada Jumat (24/10) dengan tujuan Kabupaten Karimun. Namun, kapal dilaporkan kandas dan mengalami kebocoran saat memasuki perairan Pulau Moro, diduga karena menabrak karang.
Sebelum tim SAR tiba, kapal lain di sekitar lokasi, KM Melci 88, telah membantu mengevakuasi ABK yang ada di kapal.
Berikut daftar ABK KLM Green 6:Selamat:- Baharudin, 50 tahun (Kapten Kapal)- Edy Gusyadi, 47 tahun (ABK)- Hasian, 21 tahun (ABK)- Akuang, 70 tahun (ABK)
Hilang:- Andika, 18 tahun (ABK)
Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap Andika, 18 tahun, di sekitar lokasi kapal tenggelam dengan harapan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.*
(cn/M/006)