JAKARTA -Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Rabu (27/11/2024) menyebabkan banjir melanda sejumlah kawasan di Jakarta Timur. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sebanyak 36 Rukun Tetangga (RT) terdampak banjir akibat luapan Kali Ciliwung.
“Jakarta Timur terdapat 36 RT (terendam banjir),” ujar Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji kepada wartawan pada Kamis (28/11/2024).
Berikut rincian wilayah terdampak banjir:
Kelurahan Bidara Cina
Jumlah: 3 RTKetinggian air: 115–175 cmPenyebab: Luapan Kali CiliwungKelurahan Kampung Melayu
Jumlah: 29 RTKetinggian air: 30–250 cmPenyebab: Luapan Kali CiliwungKelurahan Balekambang
Jumlah: 1 RTKetinggian air: 180–220 cmPenyebab: Luapan Kali CiliwungKelurahan Cawang
Jumlah: 2 RTKetinggian air: 220 cmPenyebab: Luapan Kali CiliwungKelurahan Cililitan
Jumlah: 1 RTKetinggian air: 190 cmPenyebab: Luapan Kali Ciliwung
Isnawa menjelaskan, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di wilayah terdampak. Mereka juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air serta memastikan saluran air berfungsi optimal.
“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ungkap Isnawa.
Selain itu, para lurah dan camat setempat turut dilibatkan dalam upaya penanganan banjir di wilayah masing-masing.
Imbauan kepada MasyarakatBPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi banjir susulan. Dalam keadaan darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat melalui nomor telepon 112, yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.(N/014)