MEDAN – Sebanyak 12 unit rumah semi permanen di kawasan Jalan Asia Mega Mas, Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, hangus terbakar pada Selasa malam (30/9).
Meski api melahap bangunan dalam waktu singkat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kepala Dinas Damkarmat Medan, Muhammad Yunus, menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 20.16 WIB dan langsung ditindaklanjuti oleh tim pemadam yang menerima laporan masyarakat.
Baca Juga: KPK Hadirkan Lima Saksi dalam Kasus Suap Proyek Jalan di Sumut, Foto Gubernur Sumut Disorot "Ada 12 rumah semi permanen yang terbakar. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini," kata Yunus dalam keterangannya, Rabu (1/10/2025).
Dalam proses pemadaman, Damkarmat Kota Medan mengerahkan enam armada dari beberapa pos pemadam, yakni dari Markas Komando (Mako) 0.0 serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) 2.0, 5.0, dan 6.0.
Rincian armada dan volume air yang dikerahkan sebagai berikut:- Mako 0.0 dan UPT 6.0 masing-masing mengerahkan dua armada, membawa total 28.500 liter air- UPT 2.0 dan 5.0 masing-masing mengerahkan satu armada, membawa 10.000 dan 5.000 liter air
Dengan total 43.500 liter air, tim Damkarmat berhasil menjinakkan api dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama, meski lokasi berada di area padat penduduk yang cukup sulit dijangkau.
Berdasarkan laporan awal dari Pusat Data dan Informasi Damkarmat Medan, penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik dari salah satu rumah yang kemudian menjalar cepat ke rumah lainnya yang berdempetan.
"Kami masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut. Namun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik sebagai penyebab utama," ujar Yunus.
Meski api cepat membesar, proses evakuasi warga berhasil dilakukan dengan cepat dan tertib.
Warga sekitar ikut membantu proses penyelamatan barang-barang serta memberikan bantuan sementara bagi keluarga terdampak.
Pemerintah Kota Medan melalui instansi terkait telah mulai melakukan pendataan kerugian serta menyiapkan langkah-langkah penanganan pascakebakaran, termasuk penyaluran bantuan darurat.*