PADANGSIDIMPUAN – Nasib pilu dialami Abqari Ibhram Lubis, balita berusia tiga tahun asal Kelurahan Wek III, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
Putra bungsu dari pasangan Rio Sulaiman dan Hafni itu kini tengah berjuang melawan penyakit tumor perut yang dideritanya.
Saat ini, Abqari dirawat intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) H. Adam Malik, Medan, sejak tiga minggu terakhir.
Kondisinya membutuhkan penanganan medis berkelanjutan, namun keterbatasan ekonomi keluarga membuat upaya pengobatan berjalan dengan penuh perjuangan.
Ayah Abqari, Rio Sulaiman, yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak barang, terpaksa berhenti bekerja sejak anaknya menjalani perawatan.
Ia harus mendampingi putranya yang kini menjalani proses pengobatan secara intensif.
"Sejak tiga minggu lalu, saya tidak bisa narik becak lagi. Kami fokus merawat Abqari. Kami bingung cari biaya untuk pengobatannya," ujar Sulaiman dengan nada lirih.
Didiagnosis Neuroblastoma, Tumor Ganas di Perut
Menurut keterangan Rendi, salah satu kerabat keluarga, gejala awal penyakit muncul sekitar tiga bulan lalu
Abqari sering mengeluh sakit di bagian perut, namun saat itu keluarga belum menyangka penyakit yang diderita begitu serius.
"Awalnya sering sakit perut, tapi makin hari makin parah. Setelah diperiksa, dokter mendiagnosis Abqari mengidap neuroblastoma, yaitu tumor ganas yang menyerang bagian perut," jelas Rendi.