Pedagang Es Teh Sunhaji Dihina Gus Miftah, Donasi Mengalir Sebagai Bentuk Dukungan

BITVonline.com - Rabu, 04 Desember 2024 11:26 WIB

Warning: getimagesize(): SSL operation failed with code 1. OpenSSL Error messages: error:0A000438:SSL routines::tlsv1 alert internal error in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(): Failed to enable crypto in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/12/4015457295-scaled.jpg): Failed to open stream: operation failed in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Jakarta – Belakangan ini, media sosial ramai memperbincangkan seorang pedagang es teh bernama Sunhaji, yang menjadi korban olokan dari Gus Miftah, seorang pendakwah terkenal. Kejadian ini terekam dalam sebuah video yang kini viral di berbagai platform, memicu perdebatan sengit di kalangan publik.

Dalam video yang beredar, Sunhaji terlihat tengah berjalan di tengah kerumunan sambil membawa dagangan es teh di atas kepalanya. Namun, yang mengejutkan, ia justru menjadi bahan candaan oleh Gus Miftah yang dalam video tersebut berkata, “Es tehmu sih akeh (masih banyak) enggak? Ya sana jual goblok.” Ucapan ini jelas menyinggung dan mengundang kecaman banyak pihak.Reaksi atas video tersebut cepat tersebar luas, dengan banyak netizen yang merasa geram atas perlakuan tersebut. Mereka menganggap bahwa Gus Miftah, yang seharusnya menjadi panutan, tidak sepatutnya memperlakukan seorang pedagang yang tengah berusaha mencari nafkah dengan cara seperti itu. Beberapa dari mereka mengungkapkan rasa kecewa dan berharap agar Gus Miftah meminta maaf atas perbuatannya.

Tidak hanya netizen, kejadian ini juga membuat hati keluarga Sunhaji, terutama putri sulungnya, sangat tersentuh. Putri Sunhaji terlihat menangis saat menyaksikan ayahnya dihina secara terbuka di media sosial. Kesedihan ini semakin mendalam karena mereka tahu perjuangan hidup Sunhaji sebagai seorang pedagang yang berusaha menghidupi keluarganya dengan keras.Namun di balik kontroversi tersebut, ada cerita positif yang muncul. Banyak orang yang tergerak untuk memberikan dukungan kepada Sunhaji, baik itu berupa donasi maupun dukungan moral. Selebgram Clara Shinta, salah satu yang merasa tersentuh, langsung berkomunikasi dengan Sunhaji untuk memberikan bantuan. “Saya terharu dengan kisah hidup Pak Sunhaji dan saya ingin memberikan dukungan langsung kepada beliau,” ujar Clara.

Tak hanya Clara, sejumlah donatur lainnya juga turut memberikan sumbangan finansial untuk membantu meringankan beban kehidupan Sunhaji. Donasi yang mengalir ini menjadi bukti bahwa masyarakat masih peduli terhadap sesama, meskipun ada insiden yang memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah media juga melaporkan bahwa banyak pihak yang mulai memberikan perhatian terhadap kisah hidup Sunhaji, yang penuh dengan perjuangan dan kesedihan.Bagi banyak orang, kejadian ini menjadi pelajaran bahwa setiap orang berhak dihargai, apapun profesinya. Sementara itu, Gus Miftah yang kini menjadi sorotan banyak pihak, diharapkan bisa mengambil tanggung jawab atas ucapannya dan meminta maaf kepada Sunhaji serta masyarakat luas, khususnya para pedagang yang seringkali berjuang keras di tengah kesulitan hidup.

(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Mudah Berobat Saat Mudik, BPJS Kesehatan Terapkan Portabilitas di Seluruh Wilayah Indonesia

Peristiwa

Habiburokhman: Perbedaan Pendapat Tak Boleh Direspons dengan Premanisme

Peristiwa

DPR Dorong Sekolah Sinkronkan Aturan Pembatasan Medsos, Begini Penjelasan Fikri

Peristiwa

IHSG Dibuka Melemah di Level 7.097, Sektor Barang Baku dan Infrastruktur Terkoreksi

Peristiwa

Jusuf Kalla Peringatkan Risiko Pembengkakan Utang Akibat Defisit APBN

Peristiwa

Yaqut Klaim Tidak Terima Uang dalam Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Sebut Bisa Lewat Perantara