GARUT - Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, menyatakan kesiapannya menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian terkait tragedi maut yang terjadi dalam acara "Pesta Rakyat" pernikahannya dengan anggota DPRD Jabar, Maula Akbar, Jumat (18/7).
Dalam konferensi pers di rumah dinasnya, Sabtu (19/7), Putri menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa ia siap bertanggung jawab penuh jika ditemukan adanya kelalaian dalam penyelenggaraan acara.
"Jika saya harus diperiksa, saya siap. Kami menyerahkan seluruh proses kepada pihak berwenang," ujar Putri dengan suara lirih.
3 Nyawa Melayang dalam Kericuhan
Acara yang sedianya menjadi hiburan rakyat dan menyediakan makan gratis itu berubah menjadi tragedi usai terjadi desak-desakan massa di area Alun-alun dan Pendopo Garut. Tiga korban jiwa tercatat:
Bripka Cecep Saeful Bahri (39), anggota Polres Garut
Vania Aprilia (8), anak-anak
Dewi Jubaeda (61), warga lokal
Insiden ini terjadi saat ribuan warga memadati lokasi untuk mengikuti pesta.
"Kami sudah mempersiapkan dengan sungguh-sungguh, namun takdir berkata lain," imbuh Putri.
Siap Jalani Proses Hukum