BENER MERIAH — Sebuah ambulans jenis Toyota Innova Reborn terjun ke jurang sedalam lima meter di Kilometer 40, Kampung Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (22/6) pukul 05.00 WIB.
Diduga kuat, kecelakaan terjadi akibat sopir mengantuk saat berkendara dalam kondisi lelah.
Kasat Lantas Polres Bener Meriah, Iptu Syafarudin, mengungkapkan ambulans itu tengah menempuh perjalanan panjang dari Gayo Lues menuju Banda Aceh.
"Sopir diduga mengantuk karena kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh," kata Syafarudin dalam keterangan tertulis, Minggu siang.
Ambulans tersebut mengangkut seorang pasien bernama Nurmasiah (60) yang sedang dirujuk ke rumah sakit, bersama empat penumpang lainnya, yaitu sopir Rudi Mulyadi (35), serta Muliadi (35), Wildan Efendi (28), dan Hasdawati (48).
Beruntung, seluruh penumpang selamat dalam insiden tersebut, meski mengalami luka ringan dan lecet.
Nurmasiah kemudian dialihkan penanganannya ke RSUD Datu Beru Takengon untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
"Pasien yang hendak dirujuk sudah dialihkan ke RSUD Datu Beru, Takengon. Semua korban juga telah ditangani secara medis," ujar Iptu Syafarudin.
Kecelakaan terjadi ketika ambulans melaju dari arah Takengon menuju Bireuen.
Menurut kepolisian, insiden terjadi di jalur menikung dengan kontur jalan menurun.
Saat kejadian, kondisi lalu lintas sepi dan minim pencahayaan, meskipun infrastruktur jalan dinilai dalam kondisi baik.
"Sopir kehilangan kendali di tikungan. Kombinasi antara kelelahan dan mengantuk jadi faktor utama penyebab kecelakaan ini," jelas Syafarudin.