Puting Beliung Terjang Sergai, 31 Rumah Rusak di Dua Kecamatan

- Rabu, 14 Mei 2025 12:21 WIB

SERGAI -Bencana angin puting beliung disertai hujan deras melanda Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara, pada Senin (12/5/2025). Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sergai, tercatat sebanyak 31 rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori rusak ringan hingga berat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Sergai, Abdul Rahman Purba, menyampaikan bahwa bencana tersebut melanda dua kecamatan, yaitu Kecamatan Dolokmasihul dan Kecamatan Seirampah.

"Di Dolokmasihul, puting beliung melanda empat desa, yakni Desa Blok 10, Kota Tengah, Kelurahan Pekan Dolokmasihul, dan Desa Dame, dengan total 24 rumah rusak. Sementara di Seirampah, tujuh rumah di Desa Pematangganjang mengalami kerusakan," ujar Abdul Rahman Rabu (14/5/2025).

Camat Dolokmasihul, Elmiati, menambahkan bahwa dari 24 rumah yang rusak di wilayahnya, terdapat pula empat unit tempat usaha yang turut terdampak. "Empat tempat usaha tersebut terdiri dari doorsmeer, kafe, gudang, dan kandang kambing," terangnya.

Ia menyebutkan bahwa kerusakan paling parah terjadi di Desa Blok 10, yang mencatat jumlah rumah rusak terbanyak. Warga yang rumahnya mengalami rusak ringan saat ini tengah bergotong royong melakukan perbaikan secara mandiri.

"Sebagian besar rumah rusak ringan sudah mulai diperbaiki secara gotong royong oleh masyarakat," tutup Elmiati.

Tidak Ada Korban Jiwa

Meski menyebabkan kerusakan cukup luas, BPBD Sergai memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut. Pihak pemerintah daerah masih melakukan pendataan dan asesmen lanjutan guna memastikan penyaluran bantuan bagi warga terdampak berjalan optimal.*

(ws/j006)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dari Hati ke Hati, Bantuan Parsadaan Marga Pulungan Hadir untuk Warga Tapsel

Peristiwa

Puluhan Rumah Rusak dan Dua Warga Luka Akibat Puting Beliung di Serdang Bedagai

Peristiwa

Puting Beliung Terjang Desa Sosor Lontung Dairi, 18 Rumah Rusak Berat dan Lahan Pertanian Hancur