MYANMAR -Dua gempa bumi besar mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3/2025), yang tercatat memiliki magnitudo 7,6 M dan 7,2 M.
Kedua gempa ini terjadi dalam waktu yang sangat dekat dan dipicu oleh aktivitas sesar aktif Sagaing, yang dikenal sebagai sesar teraktif di wilayah tersebut.
Kepala Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa kedua gempa ini merupakan "gempa kembar" atau double earthquake, yang terjadi dengan magnitudo hampir sama dan berlokasi dekat satu sama lain.
Gempa pertama terjadi sekitar pukul 12.50 waktu setempat (13.20 WIB) dengan kekuatan 7,6 M dan kedalaman 10 km.
Sebelas menit kemudian, gempa kedua mengguncang dengan kekuatan 7,2 M dan kedalaman 10 km.
Daryono menambahkan bahwa gempa ini termasuk dalam kategori gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake, yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif Sagaing.
"Kerusakan cukup parah terpantau di Naypyidaw, dengan jalan yang retak dan jembatan yang rusak," katanya.
Selain itu, getaran dahsyat gempa ini juga terasa hingga ke Bangkok, Thailand, bahkan menyebabkan gedung pencakar langit yang belum selesai dibangun ambruk.
Masyarakat di sekitar wilayah yang terdampak dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengikuti petunjuk dari otoritas setempat.
(kp/n14)