Tanjung Tiram , Talawi – Warga di Kecamatan Tanjung Tiram dan Kecamatan Talawi kembali harus menghadapi banjir rob yang semakin parah.
Bukan hanya karena fenomena alam, tetapi juga akibat kelalaian berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pengusaha panglong yang abai terhadap dampak lingkungan.
Dari hasil pantauan langsung di lapangan, kondisi parit di wilayah tersebut nyaris tidak berfungsi.
Parit-parit yang seharusnya menjadi saluran pembuangan air kini tersumbat oleh pasir, lumpur, dan sampah.
Ironisnya, penyebab utama bukan hanya sampah rumah tangga, tetapi juga pasir yang berasal dari proyek pembangunan rumah dan stok pasir milik pengusaha panglong.
Pemerintah Tutup Mata, Pengusaha Panglong Semena-mena
Banyak pengusaha panglong yang menyimpan pasir dan batu kerikil di sekitar parit tanpa mempertimbangkan dampaknya.
Tanpa sekat atau tembok pengaman, pasir dan kerikil tersebut dengan mudah masuk ke dalam saluran air, menyebabkan penyumbatan parah.