GRESIK -Sebanyak 3.949 rumah di 16 desa dan empat kecamatan di Gresik terendam banjir akibat luapan Kali Lamong. Banjir tersebut juga berdampak pada fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, dan persawahan.
Menurut Kepala BPBD Gresik, Sujardi, banjir mulai merendam wilayah-wilayah tersebut sejak kemarin. "Selain rumah, fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, hingga persawahan juga terdampak luapan Kali Lamong," ujar Sujardi.
Proses pendataan masih terus dilakukan, dan beberapa daerah yang sebelumnya terendam mulai surut, meskipun beberapa wilayah masih mengalami genangan air dengan ketinggian bervariasi antara 5 hingga 20 cm.