AMBON – Sebanyak tiga bocah menjadi korban tewas dalam kecelakaan speedboat yang terjadi di perairan laut Tanjung Samala, Kecamatan Pulau Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Jumat (3/1/2025). Ketiga bocah yang meninggal dunia adalah Fadlia Kadila (8), warga Desa Tahalupu, Fatin (11), dan Putri (12) warga Dusun Pilar. Kapolsek Manipa, Ipda Edwin Ricardo Mangare, mengungkapkan bahwa selain ketiga bocah tersebut, insiden kecelakaan juga menyebabkan lima orang dewasa meninggal dunia. “Total korban meninggal dunia semuanya 8 orang,” ujar Edwin. Kecelakaan terjadi saat speedboat yang berlayar dari Pulau Manipa menuju Pulau Ambon mengalami insiden di perairan Tanjung Samala.
Para korban yang meninggal dunia selain ketiga bocah tersebut adalah Adrianto (47), warga Desa Tahalupu, Ade Ika Yulianti, Nurul Alamsyah (warga Dusun Labuang Timur), Naima Wance (65), dan Suryanti (38) dari Dusun Pilar. Sementara itu, sebanyak 20 orang lainnya, termasuk Anak Buah Kapal (ABK), berhasil selamat. Para korban yang meninggal telah dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan, sementara korban selamat dipulangkan ke kampung mereka masing-masing.
Berikut identitas korban selamat dalam insiden tersebut:
Serka La Hariyanto (Babinsa Desa Luhutuban)
Lom Umagap, Desa Tahalupu
Alham Lesilawang, Desa Tahalupu
Junaid Lesilawang, Desa Tahalupu
Warnia, Desa Tahalupu
Warantia, Desa Tahalupu
Al, Desa Tahalupu
Pardin, Dusun Labuang Timur
Arjun, Dusun Labuang Timur
Bambang, Dusun Labuang Timur
Moa, Dusun Labuang Timur
Sarida Wance, Dusun Pasir Putih
Fitriani Morgan Wance, Dusun Pasir Putih
Riyan Galela, Dusun Pasir Putih
Sahrul Galela, Dusun Pasir Putih
Sudin Wally, Dusun Pasir Putih
Dini Wally, Dusun Pasir Putih
Sinem Wance, Dusun Pasir Putih
Ikbal Makatita, juragan speedboat
(CHRISTIE)