Banjir di Jalan Raya Ketapang Kalbar Makin Tinggi, Kendaraan Tak Lagi Bisa Melintas

Redaksi - Sabtu, 22 Oktober 2022 07:16 WIB

KALABAR-tiga pekan banjir merendam sebanyak 13 kecamatan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar)

Bahkan pada Sabtu (22/10/2022), banjir meninggi di sejumlah wilayah, satu di antaranya di Jalan Raya Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang.Ketinggian air di jalan mencapai 1,2 meter,” kata Yopi Bermadhi, warga setempat yang dihubungi, Sabtu siang.

Menurut Yopi, dengan kedalaman banjir 1,2 meter di badan jalan, menyebabkan kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melintas.

Sementara terjadi antrean cukup panjang, sambil menunggu air sedikit surut,” ucap Yopi

Sebelumnya, di wilayah yang sama, sebuah mobil Toyota Rush tenggelam di sungai setelah nekat terobos banjir di Sungai Kelik, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, mobil sudah dievakuasi menggunakan alat berat.Peristiwa tersebut terjadi Kamis (20/10/2022) sekitar pulul 23.00 WIB. Saat itu, mobil

berpenumpang 4 prang tersebut hendak ke Kota Ketapang dari Kota Pontianak, Kalbar.Saat berada di lokasi kejadian, warga sudah mengingatkan bahwa banjir dalam, tapi mobilnya memaksa menerobos,” terang Yopi.

Saat menerobos banjir itu, lanjut Yopi, jalan yang harusnya berbelok, tapi mobil tetap lurus, hingga akhirnya masuk ke sungai.

“Jalan ini kan terendam banjir, jadi gak keliatan. Sopirnya tidak tahu ada tikungan, jadi tetap lurus dan masuk sungai,” ungkap Yopi.

Beberapa wilayah terparah, ketinggian air mencapai 4 meter. Warga yang terdampak tentunya memerlukan bahan makanan, obat-obatan dan air bersih.

Ketua Satuan Tugas Informaso Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar Daniel memastikan pemerintah daerah telah melakukan penanganan sebaik mungkin, di antaranya mengirim logistik dan menggeser alat penjernih air ke wilayan yang membutuhkan.Bantuan logistik dan obat-obatan telah dikirim, termasuk alat penjernih air,” kata Daniel saat dihubungi, Kamis (13/10/2022).

Menurut Daniel, Dinas Sosial Kalbar juga telah membuat dapur umum di sejumlah titik di Kabupaten Ketapang.

Kemudian Dinas Kesehatan Kalbar berkoordinasi dengan Puskesmas untuk menyuplai obat-obat diare, infeksi kulit serta menyiapkan tenaga medis ke lokasi banjir.

“Bantuan logistik yang telah dikirim ke daerah seperti makanan siap saji, selimut dan pakaian,” ucap Daniel.

(Kamal)

Editor
:
Sumber
:

Berita Terkait

Peristiwa

Ferdinand Hutahaean Curiga Dakwaan Jaksa Direkayasa agar Jokowi Tak Hadir di Sidang

Peristiwa

Satgas PRR Pacu Kebangkitan Ekonomi Aceh, Tambak dan Kopi Gayo Jadi Motor Pemulihan

Peristiwa

Satgas PRR Kawal Dana Rp90,52 Miliar, Pemulihan Pascabencana Sibolga Dipercepat

Peristiwa

Usai OTT, Istri Bupati Pemalang Tiba di KPK dan Langsung Jalani Pemeriksaan

Peristiwa

Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, Begini Responsnya

Peristiwa

Menkop Ferry: Sejak Jalankan KDMP, Banyak yang Merasa Terganggu