Penyebaran Virus HMPV Meningkat di China, Pakar Sebut Kemungkinan Pandemi Seperti Covid-19 Kecil

BITVonline.com - Jumat, 03 Januari 2025 16:15 WIB

Warning: getimagesize(): SSL operation failed with code 1. OpenSSL Error messages: error:0A000438:SSL routines::tlsv1 alert internal error in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(): Failed to enable crypto in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2025/01file-5ed4f519435805dca688fadbe859f26b.png): Failed to open stream: operation failed in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

JAKARTA – Kasus penyakit yang disebabkan oleh Human Metapneumovirus (HMPV) kini sedang meningkat di China, tepat lima tahun setelah munculnya pandemi Covid-19. Virus ini dikenal sebagai penyebab gejala mirip flu dan termasuk dalam kategori infeksi saluran pernapasan, pneumonia, serta dapat memperburuk kondisi paru obstruktif kronis (PPOK). Lantas, apakah virus HMPV berpotensi menyebabkan pandemi seperti yang terjadi dengan Covid-19? Menanggapi hal ini, Pakar Kesehatan dan Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, memberikan penjelasan.

Menurutnya, kemungkinan HMPV berkembang menjadi pandemi seperti Covid-19 sangat kecil.B “Kalau bicara seperti Covid-19, tentu kecil kemungkinannya. Karena, virus HMPV ini sudah terdeteksi sejak 2021. Artinya, sudah terjadi penyebaran sebelumnya dan polanya musiman, khususnya menjelang awal dan akhir tahun,” ungkap Dicky dalam keterangannya, Jumat (3/1/2025). Penyebaran HMPV saat ini semakin masif, terutama di belahan bumi bagian utara yang sedang mengalami musim dingin.

Dicky menjelaskan bahwa ada dugaan kuat bahwa penduduk Asia Timur, termasuk China, sudah memiliki kekebalan terhadap virus ini. Virus HMPV memiliki perbedaan mendasar dengan Covid-19. Saat Covid-19 pertama kali muncul, itu adalah penyakit baru yang belum ditemukan obat atau vaksin, sehingga virus tersebut mudah menginfeksi mayoritas manusia di dunia. Dicky juga menekankan pentingnya pencegahan dalam menghadapi penyakit ini. Untuk itu, skrining di pintu masuk negara perlu diperkuat. Skrining dasar seperti pengukuran suhu tubuh, deteksi gejala, serta pengenalan gejala yang mencurigakan perlu dilakukan.

Jika ditemukan gejala yang mencurigakan, karantina perlu diberlakukan. “Selain itu, masyarakat harus selalu mengingat pembelajaran dari pandemi Covid-19 dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” imbuhnya. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat adalah mengenakan masker di tengah keramaian, menghindari keramaian, menjaga ventilasi sirkulasi udara, dan rutin mencuci tangan. Dicky juga menambahkan bahwa vaksinasi flu sangat penting, meskipun tidak spesifik mencegah HMPV, namun dapat meningkatkan imunitas dan mengurangi gejala keparahan jika terinfeksi. Pemerintah, lanjut Dicky, juga perlu meningkatkan kemampuan teknologi dalam hal diagnosis. 

(CHRISTIE)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

PT Agincourt Resources Diberi Izin Beroperasi Kembali oleh KLH Pasca Kasus Banjir Sumatera

Peristiwa

Lima Hari Setelah Penyiraman, Pelaku Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Belum Diketahui

Peristiwa

Ledakan Terjadi di Masjid Raya Pesona Jember, Polisi Lakukan Olah TKP

Peristiwa

COO Danantara: Utang Whoosh Sudah Beres, Tinggal Tunggu Menko & Menkeu

Peristiwa

RSCM Pastikan Andrie Yunus Tidak dalam Kondisi Mengancam Jiwa, Pemulihan Mata Terus Berlanjut

Peristiwa

KPK Lanjutkan Penyidikan, Gus Alex Eks Stafsus Yaqut Akan Diperiksa Hari Ini