KOTA BATU – Sebuah kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan siswa SMK TI Bali Global Badung terjadi di Kota Batu, Jawa Timur, pada Rabu (8/1/2025). Kecelakaan ini mengakibatkan empat orang tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka. Saat ini, para korban yang luka-luka sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasta Brata Kota Batu.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan korban dan penanganan di lokasi kejadian. “Kami masih melakukan pendataan dan sterilisasi kendaraan yang terlibat kecelakaan,” ujar Kevin dalam keterangannya. Bus dengan nomor polisi Nopol DK 7942 GB yang membawa 43 orang diduga mengalami rem blong saat melaju di Jalan Imam Bonjol.
Bus ini akhirnya meluncur tak terkendali sejauh sekitar 2 kilometer hingga berhenti di depan Sekolah Al Kitab di Jalan Ir Soekarno, Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Selama perjalanan, bus menabrak sekitar 15 pengguna jalan. Kusnari (54), salah seorang saksi mata, mengungkapkan bahwa para penumpang sempat berteriak panik sebelum bus berhenti setelah menabrak sebuah warung bedak dan pohon.
“Saat sudah sampai sini terdengar suara ‘Krak Krak Krak’ besi depan bus itu bergesekan dengan aspal karena sebelumnya sudah menabrak beberapa kendaraan,” ujar Kusnari. “Setelah itu bus berhenti setelah menghantam warung bedak dan pohon,” lanjutnya. Meskipun tidak ada penumpang yang terluka, Kusnari menambahkan bahwa semua penumpang langsung dievakuasi setelah bus berhenti, dan dibawa ke rumah sakit untuk didata.
Rekaman CCTV yang tersebar menunjukkan bus melaju tak terkendali dari Jalan Imam Bonjol dengan kontur jalan menurun, menabrak kendaraan di depannya. Setelah sampai di perempatan dekat Batu Town Square (Batos), bus berbelok ke kanan dan meluncur kencang menuju Jalan Patimura. Bus akhirnya berhenti setelah menabrak pohon di depan Sekolah Al Kitab Beji.
“Jaraknya lumayan jauh, sekitar 2 kilometer dari Imam Bonjol hingga berhenti di depan Sekolah Al Kitab Beji. Berhenti setelah nabrak pohon,” kata Endi, warga Beji yang juga menyaksikan kejadian tersebut. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti bus kehilangan kendali.
(christie)