JAKUT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan adanya kenaikan tinggi muka air di Pintu Air Pasar Ikan, Jakarta Utara, yang kini berstatus siaga 2. Melalui akun resmi mereka di media sosial, @BPBDJakarta, BPBD DKI Jakarta menginformasikan bahwa Pintu Air Pasar Ikan telah berada dalam status siaga 2 sejak Senin (12/2/2024) pukul 09.00 WIB dan kondisi tersebut masih berlangsung hingga saat ini.
Dalam laporan yang disampaikan, ketinggian muka air mencapai 205 cm dengan kondisi cuaca di sekitar lokasi yang cenderung mendung tipis. Lebih lanjut, BPBD DKI Jakarta juga mengidentifikasi sembilan daerah potensial yang berpotensi terdampak banjir akibat kenaikan tinggi muka air ini, termasuk Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, dan Kalibaru.
Sebagai upaya antisipasi, BPBD DKI Jakarta telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari menyebarkan informasi di media sosial hingga memberitahukan kepada camat dan lurah setempat. Data pemantauan dari Dinas Sumber Daya Air pada pukul 10.00 WIB juga menunjukkan bahwa pintu air Marina juga berada dalam status siaga 2, dengan ketinggian muka air mencapai 207 cm.
Sementara itu, ketinggian muka air di Pintu Air Pasar Ikan terus meningkat menjadi 218 cm. Namun, pos pantau atau pintu air lainnya dalam status normal (siaga 4). Rincian ketinggian muka air di beberapa pos pantau lainnya juga disampaikan, antara lain:
Katulampa: 20 cm
Depok: 105 cm
Manggarai: 665 cm
Karet: 330 cm
Krukut Hulu: 50 cm
Pesanggrahan: 85 cm
Angke Hulu: 80 cm
Waduk Pluit: -180 cm (minus)
Cipinang Hulu: 90 cm
Sunter Hulu: 120 cm
Pulo Gadung: 400 cm
Dengan adanya peningkatan ketinggian muka air di beberapa lokasi, BPBD DKI Jakarta terus memantau situasi dan memberikan informasi serta koordinasi kepada berbagai pihak terkait untuk mengantisipasi dan mengurangi dampak dari potensi banjir. Langkah-langkah preventif dan responsif ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi situasi darurat ini dengan lebih siap dan terorganisir.
(A/08)