BOGOR – Dua pekerja di Kota Bogor menjadi korban kecelakaan tragis saat bekerja di proyek pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di Tajur. Kejadian tersebut menimbulkan duka mendalam, dengan salah satu korban ditemukan telah meninggal dunia dalam kondisi tertimbun longsor. Informasi dari Hidayatullah menyebutkan bahwa korban yang meninggal merupakan salah satu pekerja yang tengah aktif dalam proyek TPT tersebut, dan sayangnya, nyawanya tidak dapat diselamatkan di lokasi kejadian.
Sementara itu, upaya evakuasi masih terus dilakukan untuk mengevakuasi satu korban lainnya yang masih tertimbun di dalam reruntuhan. Namun, posisi pasti korban yang masih tertimbun belum dapat ditentukan hingga saat ini, sehingga proses evakuasi harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan teliti untuk memastikan keselamatan korban dan tim penyelamat.
Kejadian tragis ini menambah catatan kelam dalam sejarah proyek pembangunan TPT di wilayah tersebut. Sebelumnya, proyek tersebut sudah menjadi sorotan karena kejadian longsor yang serupa. Lokasi kejadian terletak di belakang sebuah hotel di Jalan Raya Tajur, Kelurahan Muarasari, Bogor Timur, Kota Bogor. Wilayah ini sebelumnya pernah mengalami kejadian longsor dan proyek TPT sedang dalam proses pembangunan sebagai upaya penguatan struktur dan mitigasi risiko.
Kini, kejadian tragis ini menyoroti pentingnya keselamatan kerja dan kehati-hatian dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Upaya pencegahan dan penanganan darurat harus menjadi perhatian utama dalam setiap kegiatan pembangunan, demi menghindari terulangnya insiden-insiden yang merenggut nyawa manusia. Semoga proses evakuasi berlangsung lancar dan korban yang masih tertimbun segera ditemukan dengan selamat.
(A/08)