MIMIKA – Seorang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Distrik Mimika Barat Jauh, Mimika, Papua Tengah, menghilang tanpa jejak setelah mengikuti rapat persiapan pemungutan suara. Individu yang dikenal dengan inisial DK tersebut diduga menghilang di daerah Potowai Buru, menimbulkan kekhawatiran dan kegelisahan bagi keluarga serta pihak berwenang.
Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah membentuk tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Tim SAR, dan anggota keluarga untuk melakukan pencarian terhadap DK. Proses pencarian dilakukan dengan penuh keseriusan dan kerjasama antarlembaga demi menemukan keberadaan DK yang hilang.
“Tim yang dibentuk terdiri atas TNI, Polri, SAR, dan pihak keluarga yang dikerahkan mencari DK,” ungkap Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra, Senin (26/2/2024)
Menurut informasi yang diberikan oleh Kapolres, DK sempat mengikuti rapat persiapan pemungutan suara yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait pada tanggal 11 Februari 2024. Namun, DK diketahui meninggalkan ruang rapat dan berjalan menuju arah hutan setelah rapat tersebut selesai. Hingga saat ini, DK belum juga kembali ke rumahnya, meninggalkan tanda tanya besar bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Sejumlah saksi mata menyaksikan DK meninggalkan ruang rapat dan berjalan menuju hutan, namun tidak ada yang mengetahui keberadaannya setelah itu. Keprihatinan pun semakin mendalam dengan hilangnya jejak DK di tengah kondisi lingkungan yang mungkin berpotensi menyulitkan proses pencarian.
“Ada saksi mata yang melihat DK setelah keluar dari ruang rapat berjalan ke arah hutan dan hingga kini belum pulang ke rumahnya,” katanya.
Keluarga DK juga turut aktif dalam upaya pencarian, bahkan melibatkan ritual adat sebagai bagian dari usaha mencari keberadaan anggota keluarga mereka yang hilang. Semua pihak berharap agar pencarian ini segera membuahkan hasil yang positif dan DK dapat ditemukan dengan selamat.
(FZ/011)