JAKARTA -Sebuah peristiwa tragis mengguncang perairan Jakarta ketika Kapal KM Parikudus terbalik di Perairan Pulau Rambut, Kepulauan Seribu Selatan pada Senin (11/3) pukul 15.30 WIB. Kapal tersebut membawa sekitar 30 penumpang dan tiga anak buah kapal. Diduga kuat, kecelakaan ini disebabkan oleh cuaca buruk yang menyebabkan ombak tinggi dan angin kencang.
Salah satu korban dari peristiwa mengerikan ini adalah seorang warga negara Taiwan bernama Shih Yi, yang hilang setelah kapal terbalik. Tim SAR dilibatkan dalam pencarian korban, namun, sayangnya, Shih Yi tidak berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Dalam pakaian kaus abu-abu, celana hitam, dan topi hitam, ia meninggalkan dunia dalam tragedi yang mengguncang banyak orang.
Berdasarkan keterangan Kepala Seksi Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) DKI Jakarta, Agung Priambodo, kapal tersebut membawa total 35 orang, termasuk 32 penumpang dan 3 anak buah kapal. Dari jumlah tersebut, 10 penumpang adalah warga negara asing, dengan 5 dari China, 4 dari Taiwan, dan 1 dari Korea. Sementara 22 penumpang lainnya adalah warga negara Indonesia.
Setelah proses pencarian yang berlangsung selama beberapa hari, Shih Yi akhirnya ditemukan di pesisir pantai Pondok Dayung, Tanjung Priok, dalam kondisi yang menyedihkan. Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasadnya pada hari kelima pencarian.
Kepala Basarnas Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan kabar menyedihkan ini kepada wartawan pada Jumat (15/3/2024). Jenazah Shih Yi kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses pembersihan dan pemulangan.
Tragedi ini menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga korban dan juga menyadarkan kita akan betapa rapuhnya kehidupan manusia di tengah badai laut. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang di masa mendatang dan semua pihak dapat belajar dari pengalaman yang menyakitkan ini.
(K/09)