BANTEN – Satu dari dua bocah yang dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Cisimeut, Lebak, Banten, telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan pagi ini di daerah Pamarayan, Kabupaten Serang. Satu lagi bocah masih belum ditemukan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Febby Rizky Pratama, mengonfirmasi bahwa korban yang ditemukan memiliki inisial AK dan berusia 7 tahun. “Kami mendapat laporan tentang penemuan jasad anak-anak di daerah Pamarayan, Serang. Identitas korban telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga,” ungkap Febby.
Namun, satu korban lainnya yang masih berusia 5 tahun dan berinisial A masih belum ditemukan. Tim pencarian masih terus melakukan upaya pencarian di sepanjang Sungai Ciujung dan Sungai Cisimeut.
Febby menjelaskan bahwa tim pencarian telah berkoordinasi dengan petugas di hilir, dengan asumsi bahwa jika satu korban ditemukan di sini, kemungkinan korban lainnya tidak akan jauh. Selain itu, tim juga melakukan penyisiran di lokasi kejadian untuk meningkatkan peluang menemukan korban yang masih hilang.
Peristiwa ini terjadi pada tanggal 24 Maret 2024, ketika kedua bocah tersebut tengah mandi di pinggir Sungai Cisimeut dan tiba-tiba terseret arus yang deras.
Kami akan terus memberikan pembaruan mengenai perkembangan pencarian korban yang masih hilang dalam tragedi yang menyayat hati ini.
(AS)