TERNATE –Bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara, menjadi saksi kekecewaan ratusan penumpang Lion Grup yang terlantar karena penundaan sejumlah keberangkatan wilayah barat. Hari ini, Jumat (19/4/2024), menjadi momen pahit bagi calon penumpang yang harus menunda perjalanan mereka menuju Manado, Makassar, dan Jakarta hingga besok, 20 April 2024.
Para penumpang yang sudah berada di bandara mengalami kebingungan dan antrean panjang untuk melakukan pengembalian tiket serta mendapatkan informasi terbaru dari pihak maskapai. Situasi ini menimbulkan kekecewaan dan kesulitan bagi para pelancong yang sudah menyiapkan perjalanan mereka.
Namun, kesulitan yang mereka hadapi tidak berhenti di situ. Masih ada ketidakjelasan terkait pengembalian tiket dan informasi jadwal keberangkatan yang masih simpang-siur. Hal ini membuat frustrasi bagi sebagian penumpang, seperti yang diungkapkan oleh Nurholis, salah satu calon penumpang tujuan Jakarta.
Pihak bandara dan maskapai Lion Grup masih bungkam dan belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti dari penundaan tersebut. Namun, informasi yang beredar menyebutkan bahwa penundaan ini terkait dengan dampak abu vulkanik Ruang di Sulawesi Utara. Situasi ini menjadi peringatan akan betapa rawannya perjalanan udara terkait dengan kondisi alam yang tak terduga.
(N/014)