TASIKMALAYA -Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di sekitar kaki Gunung Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya, yang mengguncang ketenangan sekitar. Penemuan kerangka manusia yang menjadi titik fokus penyelidikan polisi menjadi sorotan utama dalam berita terkini. Dilansir dari detikJabar pada Sabtu (27/4/2024), berbagai detail seputar penemuan tersebut mulai terkuak.
Peristiwa ini pertama kali terdeteksi oleh Andi Wahyudi (47), seorang warga yang tengah melakukan eksplorasi hutan untuk mencari madu. Ketika melintasi daerah sekitar, Andi menyadari keberadaan sepasang sandal di balik rimbun vegetasi Galunggung. Namun, apa yang ditemukan lebih dari sekadar sepatu; Andi menemukan sebuah kerangka manusia yang masih berselimut pakaian.
Kasi Humas Polres Tasikmalaya Kota, Ipd, a Jajang Kurniawan, memberikan konfirmasi terkait penemuan tersebut. “Iya, tadi sudah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan evakuasi. Sesosok mayat yang sudah tinggal kerangka. Tentu ini menjadi pertanda kematian korban sudah cukup lama,” ungkap Jajang.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga merupakan seorang pria dengan rentang usia sekitar 40 tahun. Saat ditemukan, korban mengenakan baju dan celana taktis berwarna coklat dengan tulisan ‘Not Fear’. Namun, identitas korban masih menjadi teka-teki yang harus dipecahkan oleh pihak berwenang.
“Ditemukan tanpa identitas, kondisinya tinggal tulang belulang, tertutup tenda berwarna hijau,” tambah Jajang.
Dalam konteks ini, muncul dugaan bahwa mayat tersebut merupakan seorang pendaki atau penjelajah yang tersesat atau mengalami kecelakaan di sekitar Gunung Galunggung. Hal ini diperkuat dengan temuan barang-barang seperti tenda, ponsel, dan tas yang turut diamankan oleh polisi sebagai bagian dari penyelidikan.
Upaya penyelidikan yang dilakukan polisi tidak hanya bertujuan untuk mengungkap identitas korban, tetapi juga untuk mengetahui penyebab pasti kematian yang menimpanya. Kejadian ini memberikan gambaran betapa pentingnya keselamatan dan persiapan yang matang bagi para penjelajah atau pendaki gunung, serta menyoroti potensi risiko yang dapat dihadapi di alam liar. Semoga melalui proses penyelidikan yang cermat, misteri di balik kerangka manusia tersebut dapat terungkap dengan baik.
(N/014)