SURABAYA -Sebuah tragedi memilukan mengguncang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ketika satu orang anggotanya, Adam Surya Pratama, tewas dalam kecelakaan perahu di perairan Bawean, Gresik. Adam dan 12 temannya sedang dalam perjalanan pulang dari Pulau Gili Noko, Bawean, setelah menikmati waktu bersama dalam sebuah wisata rombongan.
Kejadian tragis itu bermula saat rombongan, yang sedang menikmati perjalanan pulang sekitar pukul 18.15 WIB, mendapati diri mereka dalam situasi genting. Perahu yang mereka tumpangi terbalik secara mendadak di perairan Bawean. Menurut keterangan resmi dari Kepala BPBD Gresik, Sukardi, kecelakaan tersebut terjadi karena cuaca ekstrem yang menghadang perjalanan mereka. Gelombang besar dan kelebihan beban di dalam perahu disebut-sebut sebagai penyebab terbaliknya perahu.
Pertolongan datang dari para nelayan setempat, yang segera bergerak untuk menyelamatkan rombongan tersebut. Namun, upaya penyelamatan itu tak mampu menyelamatkan Adam Surya Pratama dari maut yang menunggu di dalam arus perairan yang bergulung-gulung. Satu nyawa hilang dalam tragedi yang memilukan ini.
Para korban selamat telah dievakuasi dan dirawat di RSUD Umar Masud, Kecamatan Sangkapura, Bawean. Namun, kehilangan seorang teman dan saudara seperjalanan telah meninggalkan luka yang mendalam di hati rekan-rekan seperjalanan. Adam yang begitu muda dan penuh semangat, kini telah menjadi bagian dari kenangan yang menyayat hati bagi keluarga dan sahabatnya.
Kepala BPBD Gresik menegaskan bahwa investigasi terkait kecelakaan ini akan dilakukan dengan seksama. Hal ini penting untuk memahami lebih dalam apa yang sebenarnya terjadi dan untuk mengambil langkah-langkah preventif di masa depan. Kejadian ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan di laut, terutama dalam situasi cuaca ekstrem.
Keluarga dan teman-teman Adam Surya Pratama meratapi kehilangan yang begitu mendalam. Semoga tragedi ini juga menjadi peringatan bagi kita semua akan pentingnya keselamatan dalam setiap perjalanan, sekaligus menguatkan tekad untuk terus berupaya mencegah kejadian serupa terulang di masa yang akan datang.
(N/014)