MUARO JAMBI -Peralihan musim yang masih berlangsung menimbulkan peringatan serius bagi warga di sejumlah wilayah, terutama terkait serangan hewan liar seperti ular. Tim Damkar Muaro Jambi mengambil langkah cepat dengan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan serangan hewan berbisa tersebut.
Detik-detik dramatis terjadi ketika tim Damkar Muaro Jambi melakukan evakuasi seekor ular jenis sanca dari salah satu rumah warga di Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan. Dengan penuh kehati-hatian dan menggunakan alat penjepit, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi hewan reptil sepanjang dua meter tersebut.
Muhammad Saman, Kabid Damkar Muaro Jambi, menyampaikan bahwa peralihan musim dari hujan ke kemarau menjadi periode rawan bagi masuknya hewan liar ke permukiman. “Masyarakat dihimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan, karena biasanya dengan kondisi hujan, hewan seperti ular sering masuk ke pemukiman untuk mencari mangsa,” ungkapnya.
Dari catatan Damkar, hingga saat ini telah terjadi 48 kasus temuan ular di permukiman rumah warga. Dalam proses evakuasi, Damkar menghadapi kendala terkait minimnya peralatan penangkap. Setiap pos Damkar yang tersebar di kecamatan hanya dilengkapi dengan satu stick, kecuali pos Damkar di Kecamatan Sekernan yang memiliki dua stick.
Dalam wawancara eksklusif dengan TC, Kabid Damkar Muaro Jambi, Muhammad Saman, mengungkapkan harapannya akan adanya tambahan peralatan penangkap. “Peralihan musim menjadi momentum penting untuk mempersiapkan diri menghadapi potensi masuknya hewan liar ke permukiman warga. Kami membutuhkan lebih banyak alat penangkap untuk mengantisipasi situasi ini,” tegasnya.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius bagi warga setempat, yang merasa perlu adanya langkah konkret dari pemerintah setempat untuk mengatasi masalah ini. Sejumlah aktivis lingkungan pun turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Peralihan musim yang menjadi pemicu masuknya ular ke pemukiman menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Dengan upaya bersama antara pemerintah, Damkar, dan masyarakat, diharapkan dapat mengurangi risiko serangan hewan liar seperti ular di masa yang akan datang.
(N/014)