MEDAN -Masyarakat di sekitar Jalan Pendidikan, Medan Timur, dikejutkan dengan suara ledakan yang mengguncang ketenangan pagi mereka. Awalnya, banyak yang mengira bahwa ledakan tersebut merupakan gempa, namun ternyata sumber ledakan berasal dari salah satu rumah di Komplek Liberty Residence.
Kerusakan yang disebabkan oleh ledakan tersebut cukup parah. Erdi, salah seorang warga yang tinggal di komplek tersebut, menceritakan betapa keterkejutannya ketika ledakan terjadi sekitar pukul 07.10 WIB. Rumah tetangganya menjadi korban utama ledakan, dengan lantai tiga dan dua mengalami kerusakan parah. Menurut Erdi, ledakan diduga disebabkan oleh tabung gas yang meledak, menyebabkan dinding rumah hancur dan mengakibatkan satu mobil rusak parah.
Akibat ledakan ini, beberapa penghuni rumah mengalami luka-luka dan harus segera dilarikan ke Rumah Sakit Columbia. Erdi menjelaskan bahwa korban luka terutama adalah seorang ibu dan anaknya, yang mengalami luka bakar serius. Dari pantauan langsung IDN Times, terlihat rumah yang meledak mengalami kerusakan yang signifikan, dengan dinding yang hancur dan asbes yang roboh. Tidak hanya itu, beberapa rumah di sekitarnya juga mengalami kerusakan, termasuk jendela yang pecah dan mobil yang rusak.
Ketika ledakan terjadi, banyak warga setempat awalnya mengira bahwa itu adalah gempa. Dariani, seorang warga lainnya, menceritakan betapa kagetnya saat merasakan getaran dan suara ledakan, terutama karena pada saat itu ia tengah sibuk mengantar anaknya sekolah. Namun, setelah melihat kerusakan yang disebabkan oleh ledakan, ia menyadari bahwa kejadian tersebut tidak ada kaitannya dengan gempa. Meskipun demikian, kepanikan dan kecemasan masih terasa di antara masyarakat, dengan beberapa di antaranya mengalami luka ringan akibat pecahan kaca atau serpihan bangunan.
Ledakan di Komplek Liberty Residence menjadi sorotan utama masyarakat setempat dan menjadi perhatian pihak berwenang. Proses penyelidikan sedang berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti ledakan tersebut, serta upaya pemulihan bagi para korban yang terkena dampaknya.
(N/014)